Rabu, 30 Januari 2019

Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI Pertama



Makanan pendamping ASI pertama untuk bayi harus diberikan secara bertahap, Sesudah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dalam kehidupannya. Jika bayi anda sudah berusia 6 bulan, maka pemberian ASI saja tidak dapat makanan lain selain ASI.

Secara langsung bayi memang belum menunjukkan tanda-tanda ia sudah siap diberikan makanan padat saat mendekati usia ke 6 bulan nya. Tanda-tanda yang akan diberikan bayi adalah bayi bisa menahan kepalanya. Sudah mulai tampak tertarik dengan makanan, mampu mengeluarkan lidahnya. Melihat melihat makanan yang ada di meja dan mungkin berusaha meraih makanan yang didekatnya. Bila bayi anda sudah menunjukkan tanda tersebut, itu artinya bayi sudah siap diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI pertama nya.

Makanan Pendamping ASI Pertama Yang Bisa Diberikan

Bila bayi anda sudah masuk usia 6 bulan dan menunjukkan tanda-tanda siap menerima makanan, anda bisa mencoba memperkenalkannya caranya. Dalam memberikan makanan pertama bagi bayi yang penting adalah memberi makanan dengan tekstur lunak. Hal ini karena bayi belum memiliki gigi lengkap. Usus bayi pun belum sepenuhnya siap menerima makanan padat. Sehingga bayi memerlukan waktu untuk masa peralihan dari ASI ke makanan keluarga dengan proses yang bertahap.

Anda bisa mulai memberikan makanan lunak dengan porsi kecil. Perkenalkan satu per satu jenis makanan, jadi bayi bisa mengenal rasa dari tiap makanan tersebut. Adapun berbagai macam makanan yang bisa anda berikan diantaranya adalah:

Buah-buahan yang dihaluskan atau puree seperti pir apel pepaya mangga pisang atau alpukat sayuran yang dihaluskan puree ubi wortel brokoli kentang bubur yang dibuat dari nasi tepung beras merah tepung beras bisa ditambah dengan kaldu ayam atau kaldu daging sereal khusus bayi yang sudah di fortifikasi dengan menggunakan zat besi.

Tips Menyiapkan MPASI Pertama Bayi

Sebaiknya anda jangan menambahkan dulu gula, garam atau minyak kepada makanan pendamping ASI pertama. Supaya bayi lebih dulu bisa mengenal rasa asli dari setiap makanan. Jika bayi sudah menerima makanan tersebut, anda bisa memberikan makanan lain yang bervariasi seperti telur, daging, ayam, kacang-kacangan, ikan dan lain sebagainya. Tetapi yang harus anda ingat berikan makanan dengan tekstur yang halus. Hancurkan makanan hingga halus dan lunak. Jadi bayi mudah untuk menelan makanan.

Untuk MPASI pertama sebaiknya makanan diolah dengan cara dikukus atau direbus. Hindari si kecil pemberian makanan yang digoreng dengan minyak. Sebab bisa mengakibatkan radang tenggorokan dan juga batuk. Dalam tahap awal pemberian MPASI makanan yang terlalu padat dapat disaring. Kemudian dicairkan dengan ASI atau menggunakan air matang. Jika sudah beberapa lama anda bisa menggunakan blender untuk menghaluskannya.

Perhatikan jumlah MPASI yang diberikan pada bayi. Jumlah MPASI awal adalah sekitar 120 ml. Anda bisa meningkatkan jumlahnya secara bertahap sesuai dengan keinginan bayi. Selalu siapkan MPASI yang bisa memenuhi berbagai nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi.

MPASI yang anda berikan di dalamnya harus terkandung lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi. Mineral, protein, zat besi dan vitamin agar bisa meningkatkan berat badan bayi. Pemberian hati atau daging dapat dilakukan walaupun bayi masih berusia 6 bulan, sebab ini bisa langsung menaikkan berat badannya.

Bahan makanan dengan citarasa lebih hambar diperkenalkan lebih dahulu daripada makanan yang manis. Jika bayi mencicipi buah manis terlebih dahulu, maka kemungkinan besar dia tidak mau lagi untuk mengkonsumsi makanan yang hambar.

Tips pentingnya adalah hentikan pemberian bahan makanan bila anda mendapati alergi pada si kecil. Hal ini bertujuan untuk menghindari gejala yang lebih serius. Sebaiknya gunakan bahan-bahan segar yang kaya dengan nutrisi untuk membuat makanan pendamping ASI pertama. Sehingga tumbuh kembang bayi akan berjalan dengan optimal.


EmoticonEmoticon